Loading...

Siapakah Mangaka Terbaik? Para Manga-Fans di Jepang Telah Menentukannya


Beberapa kelompok fanatik pecinta manga di Jepang baru-baru ini melakukan pengabdian penting bagi hobi mereka. Kecintaan mereka pada seorang Osamu Tezuka, yang dikenal sebagai pelopor pembuatan manga, membuat para fans fanatiknya memilihnya sebagai Mangaka terbaik sepanjang masa.

Manga, saat ini sudah 25 tahun berlalu sejak kematian Osamu Tezuka, yang dianugerahi "The God of Manga", masih terus berkembang. Banyak lahir mangaka-mangaka hebat lainnya yang ingin mengikuti kesuksesan sang pengarang manga Astro Boy tersebut. Sesuai dengan polling yang mereka adakan, terkumpul sebanyak 24.420 suara dari para otaku di seluruh Jepang yang memilih 4 kandidat untuk menjadi mangaka terbaik.


Saat ditanya "Siapa Mangaka terbaik?", tentu saja para fans serentak menjawab pak Tezuka. Sepertinya Ia merupakan pilihan yang sangat sulit tergantikan dari posisinya sebagai mangaka terbaik. Apalagi jika kita melihat perjuangannya dulu sekaligus sebagai pelopor dan tokoh inspirasi untuk menjadi seorang seniman manga. Karya beliau Tetsuwan Atom (a.k.a. Astro Boy), Princess Knight, yang merupakan manga pertama khusus fangirl yang isinya dikombinasikan dengan kerennya petualangan ala manga cowo, dan manga dengan genre medical drama Black Jack, yang ceritanya sekaligus mengajak pembacanya untuk belajar tentang kedokteran dan dunia medis.

Tezuka memiliki rasa ingin tahu dan intelektual yang tinggi sejak kecil. Hobinya dulu adalah berburu serangga. Hobinya tersebut sesuai dengan nama penanya, dia menambahkan kanji (serangga) di belakang Osamu, tapi penambahan tersebut hampir sama sekali tidak berpengaruh pada pengucapan namanya. Kecintaan Tezuka pada entomologi (ilmu tentang serangga) bisa dilihat dari nama studio animasi miliknya, Mushi ("serangga") Production.


Selanjutnya ditempat kedua ada Fujiko F. Fujio. Pria yang lahir di Hiroshi Fujimoto, Fujiko F. Fujio merupakan salah satu dari Team Mangaka yang berjuluk Fujiko Fujio.
Kolaborasi dua Mangaka ini melahirkan manga Doraemon, cerita yang mengisahkan tentang robot kucing yang datang dari masa depan, yang telah mendapat serialisasi sejak 1969 sampai sekarang. Setelah Team Fujiko Fujio menggambar bersama sekian lama, akhirnya diputuskan Fujiko F. Fujio yang melanjutkan serial Doraemon sendirian pada tahun 1987. Kenapa? Karena Fujiko F. Fujio mendapat respon yang lebih baik dari para pembaca daripada partnernya saat itu.


Motoo Abiko, bagian lain dari Team Fujiko Fujio, masih sama menempati posisi kedua (karena termasuk Team Fujiko Fujio) dengan karya solonya dengan nama pena Fujiko A. Fujio. Manga petualangan karyanya yang berjudul Ninja Hattori-kun dan Kaibutsu-kun, yang menceritakan kehidupan ninja dan para monster itu, sukses menuai popularitas yang tinggi dan kuat. Terbukti dengan penggarapan Live-Action movie yang didapatkan kedua karyanya itu.


Mulai dari sini, era manga menginjak ke jaman yang lebih modern. Di posisi ketiga ada Akira Toriyama, yang menciptakan tren baru pada 1980 dengan manganya yang bertema sci-fi comedy, Dr. Slump. Tak ketinggalan pula karyanya yang sangat heboh, Dragon Ball, dan Dragon Ball Z, yang keduanya mendapat adaptasi ke serial anime dengan ratusan episode, dan bahkan diangkat ke layar lebar yang diproduksi menjadi film Hollywood.


Dan, akhirnya kita sampai ke posisi keempat, Eiichiro Oda. Tak seperti pendahulunya diatas,Oda hanya merilis satu judul manga sejak awal karirnya. Tapi walau satu, bisa dibilang karyanya sangat luar biasa. Yup, manganya bercerita tentang petualangan bajak laut, One Piece. One Piece pertama kali dirilis pada tahun 1997, bisa dibilang sudah lama banget. Saking tuanya sampai banyak memori yang tak terlupakan dari pembacanya. Saat ini, generasi kedua dari pembaca One Piece telah menunggu. Menunggu untuk diwariskan bacaannya oleh orang tua mereka. Sementara para generasi pertama akan membagikan keseruan dari membaca One Piece ketika mereka masih muda.


Mangaka yang sukses dengan single hit memang tidak hanya bang Oda, tapi yang masih melanjutkannya sampai sekarang ya cuma dia. Walaupun sudah hamir 20 tahun berkarya, One Piece sama sekali belum pernah mengalami penurunan popularitas yang berarti. Bahkan sampai sekarang, umur Oda yang kini mulai mencapai 39 tahun, Ia masih tetap mengembangkan kreativitasnya. Mungkinkah Oda bisa melampaui keempat Mangaka senior diatas, dan menggantikan posisi Tezuka sebagai mangaka paling hebat? Atau mungkinkah akan ada pendatang baru yang siap mengalahkan kepopuleran karyanya? Hanya waktu yang dapat membuktikannya. Salam Japan-Arena.

sumber air panas:
Entertaiment 6122015080622642648

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

[EVENT] Doki Doki Festival

[EVENT] COSGRAPH 2014

Sosmed-Arena

UTAINDO


Follow by Email

Gabung dengan Kami

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *